Galodo di Ranah Minang
0 comments
129
Lebih dari 15 tahun, Kartini bersama suami dan kelima anaknya tinggal di rumah kayu berwarna biru bercampur kuning itu. Rumah yang menjadi saksi anak-anaknya tumbuh hingga kini ia telah memiliki cucu.
Nahas, malapetaka tak memandang siapa, kenangan yang ia ukir selama belasan tahun bersama keluarganya di rumah itu hancur tak bersisa dari terjangan banjir bandang lahar dingin—yang dikenal dengan nama Galodo oleh orang Minangkabau—pada Sabtu (11/5/2024).